sudah cukup

berkemahasiswaan .. ya, bagiku itu sudah cukup

bukan masalah tak ingin berkontribusi atau tak faham risalah

tapi tangis ibuku di rumah .. tak ingin lagi aku mendengarnya

 

tak pernah ia melihat deretan alfabet di halaman itu

sekali melihat, tak tahu harus diucap apa dunia

 

tak pernah ku menyalahkan “tugas”ku yang banyak

kuhitung memang diri yang tak bisa mengatur

memadu kebutuhan satu dengan lainnya

 

masalah kontribusi dan risalah, aku tak ingin disebut ka’ab atau bahkan fir’aun

dibekali banyak kemampuan, taat tak terasa, karya tak dicipta

 

aku akan serius membentuk diriku

aku akan serius membentuk pasukan-pasukan itu

aku akan serius mencipta karya intelektualku

 

akan kembali kuberikan lembaran itu

gak penting ? ya memang kadang akupun berfikir demikian

namun satu yang kufaham ..

senyum ibu adalah tasbih terbaik atas kesuksesanku

 

tak ingin ilmu yang kudapat menguap begitu saja

aku ingin membentuk pasukan2 baru

yang kuharap bisa menyambung sedikit capaian mimpi

sadarlah .. bahwa dengan begitu aku akan tetap ada ^^

 

ya, aku ingin kembali membanggakan namanya

dipanggung itu akan kubuktikan

bahwa keringatnya tak sekadar habis sia-sia

bahwa dzikir dan tangisnya berbuah karya nyata

akan kugemakan lagi namamu diatas panggung itu .. ayah

 

Bismillah ..

Advertisements